Latest News

Mobil di Jepang lebih Murah daripada di Indonesia?

Mobil di Jepang lebih Murah dari di Indonesia? Entahlah haha.. kalau berbicara masalah murah dan mahal itu sangat relatif. Tapi karena kemarin saya nyasar masuk ke Hall pameran mobil bekas di Jepang, jadi tergelitik juga untuk menuliskan pengalaman ini. Yu mari ikuti ceritanya, In Shaa Allah banyak hal yang bisa di petik :)

Kemarin pas Golden Week kami jalan-jalan nonton pameran All About Shinkansen di Seibu Ryokuchi-kōen Rikujōkyōgijō (tentang ini tar dibuat artikel sendiri dah yak kalo ga malas qkkqk). Nah setelah nonton pameran shinkansen, berkelilinglah kita di taman. Kebetulan di samping hall pameran shinkansen terdapat bursa mobil bekas, iseng2x ngintip lah kita kqkqk. Mobil di Jepang Murah? bisa jadi sih setelah melihat lapak ini. Mitsubishi Galant Fortis cm 70 Juta, Mercedez Benz C200 215 juta, Nissan Juke 140jt, Toyota Vellfire/Alphard (entah saya ga liat blakangnya) 225 juta, Mini Cooper 187 Juta, paling murah ya Daihatsu macam mr.Bean seharga 30jtan.. :).



Murah? Relatif... tapi bagi orang Jepang segitu ya murah, saya komparasi saja dengan Beasiswa Monbukagakusho yang mengacu pada biaya hidup minimum single tinggal di Jepang sebesar 143rb Yen. berarti 1 bulan gaji/beasiswa bisa beli 1 mobil toh? di Indonesia, gaji 1 bulan bisa beli mobil kah dengan upah minimum? :), btw, itu hanya analogi cupu, jangan dibahas dengan teori yang tinggi.. tar puyeng.

Anyway, ngomongin masalah mobil tentu ga lepas dari ngomongin SIM (Surat Izin Mengemudi), Pajak, Bensin/BBM, Tempat Parkir,

Proses Pembuatan SIM di Jepang
Ada banyak yang bisa di bahas disini, pertama.. jika membuat SIM dari NOL di Jepang membutuhkan biaya sekitar 300rb Yen (30 Juta Rupiah), nah kalo untuk SIM konversi dari SIM A Indo ke SIM Jepang itu lebih mudah dan murah dengan syarat yang ga mudah sih :). Harap Catet, di Jepang SIM Mobil terbagi 2, ada SIM Automatic, dan SIM Manual, maksudnya.. Pemegang SIM Manual bisa mengendarai mobil manual clutch dan mobil matic, nah pemegang SIM Matic hanya boleh mengendarai mobil matic dan ga boleh mengendarai mobil manual.
Beda kan dengan di Indonesia yang SIM A ya SIM Mobil, mau mobil matic, manual bertenaga bensin, listrik, maupun dorong..

Ok back to topic, Persyaratan awal membuat SIM Konversi adalah

  • Memiliki SIM Negara awal yang Asli
  • Tinggal di Negara awal SIM dikeluarkan, setidaknya 3 bulan sebelum SIM didapatkan. (ada surat keterangan ke Kepolisian setempat kok ini)
  • Umur 18 Tahun++
  • Memegang Visa tinggal di Jepang yang masih berlaku
  • Memegang Residence Card Jepang yang diperoleh di City Hall atau Kantor Kelurahan (??)
Proses Eksaminasi SIM Konversi

  • Pemeriksaan Dokumen, ga lengkap, salah tanggal seperti beda tanggal, beda nama antara SIM dan Passport, mending ga usah lanjut
  • Test Pengetahuan tentang rambu lalu lintas, 10 pertanyaan.. butuh 7 utuk lolos. biaya 3000Yen
  • Tes Mengemudi di jalur khusus, biayanya 3000-4000Y saya lupa. dan ini dipastikan jarang yang 1 x test langsung lulus :v
  • Kalau lulus, SIM dikeluarkan hari itu juga, dengan foto ganteng and cantik anda setelah stress ujian tes mengemudi.


Persyaratan Memiliki Mobil di Jepang
Wah ini yang sangat berbeda dengan Indonesia, di Indonesia, mobil semahal apapun bisa kebeli. Mau parkirnya di jalan depan rumah yang ngalangin tetangga, mau parkir di lapangan sembarangan ga masalah asal ga punya malu. Mau mobil mewah minum premium subsidi jg ga masalah... asal ga punya malu..

Di Jepang, ada beberapa syarat sebelum kita bisa memiliki mobil, beberapa diantaranya adalah dibawah ini
1. Memiliki lahan Parkir
Kita harus bisa membuktikan lahan parkir untuk mobil kita nanti, biasanya di apato ada penyewaan lahan parkir, ataupun di lapangan/tempat parkir swasta yang tersedia di dekat apato. Hal ini dibuktikan dengan surat kontrak/keterangan space parkir berstempel pengelola lahan parkir.

2. Membayar Persyarata Mengikat Lain
Persyaratan mengikat lain maksudnya adalah Pajak Pembelian, Uji Emisi Rutin (2 tahun sekali @ 150rb Yen), dan pajak2x dan syarat lain yang banyak banget. Biasanya dealer mobil tempat kita membeli menyediakan jasa pengurusan semua dokumen tersebut.

Nah bisa dilihat kan? mobil di Jepang itu relatif murah, cuma untuk menggunakan atau mengendarainya itu muahalll... berbeda dengan di Indonesia yang mobilnya muahal, cm mengendarai dan menggunakannya murah. Mobil mahal tetep kebeli, BBM mahal kaga kebeli (milihnya Premium bersubsidi), parkir dimana aja OK, SIM nembak jg ada, kaga ada SIM lebih banyak :v. Jadi orang Jepang naik sepeda kesana kemari or naik angkutan umum itu bukan karena semata green ecosystem, tapi lebih kepada perasaan "kalau ga mampu, mending ga usah beli" CMIIW.

Berikut rangkuman Informasi tentang Informasi Berkendara di Jepang yang mungkin berguna

  • Pembuatan SIM baru = 300rb Yen setara 30 Juta rupiah ++
  • Biaya pendaftaran/test tertulis = 3000 Yen (300rb)
  • Biaya test praktek = 4000 Yen (400rb) *dijamin ga sekali lulus, ada yang sampe 12x
  • Uji Emisi berkala 2 tahun sekali = 150rb Yen (15 Juta Rupiah)
  • Pajak Kendaraan tahunan = 30rb Yen (3jt untuk plat putih), untuk plat kuning yang ber CC kecil lebih murah.
  • Bensin/BBM = 155/Liter.. hitung sendiri :P
  • Parkir Bulanan = 3500Y/bulan (Kanazawa), bisa sampai 60rb Yen atau 6 Juta rupiah per bulan di Tokyo.
  • Parkir sementara = dari 500Y - 1000Y (50rb - 100rb rupiah)/jam tergantung spot
  • Jalan Tol = 600Y (jarak dekat), 3000 Yen *jarak jauh.
  • dsb....

jangan lupa cek Beasiswa ke Jepang

http://livingkanazawa.blogspot.com/

2 Responses to "Mobil di Jepang lebih Murah daripada di Indonesia?"